🦏 Sebaik Baik Wanita Adalah Yang Tidak Memandang Dan Dipandang
Imamal-Qurthubi menjelaskan makna wanita yang solehah dalam hadith di atas ialah wanita yang menggembirakan suami apabila dilihat, mentaatinya apabila disuruh, dan memelihara kehormatan suaminya apabila ketiadaannya pada diri dan juga hartanya. (Lihat al-Mufhim, 4/221). "Hendakkah kamu aku beritahukan tentang sebaik-baik harta seorang lelaki
. TENTANG wanita yang menggoda suami wanita lain, sebaik apapun dia sungguh tidak ada nilainya tatkala kebaikan yang ada dalam dirinya dijadikan umpan untuk menjebak lelaki yang telah beristri agar datang kepadanya. BACA JUGA Wanita yang Berharga Membuat Dirinya Terjaga Maka, bila ada lelaki yang memberi alasan atas perselingkuhannya dengan berdalih wanita selingkuhannya lebih baik dari sang istri, tentu yang demikian tidaklah benar. Mengapa? Dia mengatakan wanita selingkuhannya adalah lebih baik, padahal wanita yang memang baik tidak akan pernah merampas kebahagiaan wanita lain. Lantas untukmu lelaki, jangan membuat alasan bahwa selingkuhanmu adalah wanita yang baik, karena wanita baik yang sesungguhnya itu tidak akan pernah merebut hak wanita lain. Wanita yang beneran baik itu tidak akan pernah mengganggu hubungan yang dibangun oleh wanita lain, sebab ia tahu bahwa Allah tidak akan pernah menyukai tindakannya. Wanita yang beneran baik tidak akan pernah mau menggoda lelaki yang sudah jelas-jelas memiliki istri, sebab jika dia baik maka nalurinya tidak akan pernah setega itu. Jadi, ketika kamu memberi alasan bahwa wanitamu yang sekarang adalah lebih baik, maka itu anggapan yang salah, sebab wanita yang baik sesungguhnya pasti tidak akan mau dijadikan pelampiasan nafsu oleh lelaki yang sudah berkeluarga. Intinya adalah wanita yang beneran baik pasti akan tahu bagaimana caranya menolak dengan tegas ketika digoda oleh lelaki yang memang sudah beristr. Bukan malah bawa perasaan dan melewati batas yang seharusnya tidak ia lewati, yaitu sengaja memanjakan nafsu dan bercinta dengan tanpa memikirkan aturan Allah. Wanita yang beneran baik tidak akan pernah egois dalam mencintai, dia tidak akan pernah mencintai lelaki yang sudah jelas beristri, apalagi sampai menyegaja merebutnya dari istri sahnya. Wanita yang beneran baik pasti akan tahu betul bagaimana berpikir bijak, sehingga aturan-aturan yang Allah tetapkan tidak akan pernah dilampauinya. BACA JUGA Hukum Wanita Memandang Laki-laki Sebab wanita yang beneran baik pasti akan tahu hukumnya menjalin hubungan tanpa ikatan pasti itu dosa, sehingga untuk bermanja-manja dengan suami orang pun tidak akan pernah ia lakukan. Maka jika kamu berkata wanitamu saat ini adalah wanita yang baik dan bahkan lebih baik dari istrimu maka itu salah, karena mustahil dia baik jika kelakuannya selalu saja menempel pada suami orang tana ikatan pasti. []
Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang dan tidak dipandang oleh lelaki Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang. Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan. Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi? Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias pribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah. Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik? Tidak kunafikan sebagai remaja, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu. Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen. Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa. Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan. Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku. Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak. Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana. Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu. Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati juataan gadis untuk membuat aku terpikat. Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak. Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga. Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya. Cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah. Di hadapan Allah. Di hadapan Allah. Posted in Motivasi
sebaik baik wanita adalah yang tidak memandang dan dipandang